Minggu, 07 September 2014

Pengalaman Mengikuti Pendiri Anak Alam di Amed

Habis naik bukit dua jam, turun bukit dua jam di daerah karangasem amed. Mengikuti anak2 yg masih mempunyai semangat untuk sekolah. Mereka berjalan kaki dua jam setiap hari untuk bersekolah. Sayangnya karena tinggal dipedalaman, mereka tidak memiliki biaya dan pilihan yg luas untuk pendidikan. Kebanyakan dari mereka hanya ingin tamat SD dan SMP. Ditanya knapa, alasan pertama karena biaya dan alasan ke dua karena sekolah lanjutan berikutnya sangat jauh dari rumah mereka. Dan juga habis ngobrol dgn penduduk sekitar, iseng nanya ttg jagung yg mereka bawa hampir 4 karung. Saya tanya untuk apa, katanya untuk makan, krn ga bisa beli beras. Terus saya jawab "bagus, jangan makan banyak nasi, ga sehat. Jagung lebih sehat" hehhehee. Asalkan jangan GMO saja (transgenik). Tetep dihibungkan dgn pertanian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar