Minggu, 07 September 2014

Jadilah Berani

Mereka bilang, Wulan jaga dirimu dari segala macam bahaya. Itu Jurang Wulan, hati2 jangan mendekat. Karna karma negatif masa lalu, jadilah karma itu dalam bentuk "keras kepala". Jurang pun terlihat seperti taman bunga. Dan Wulan pun berkata, "dulu saya pernah di stop banyak org untuk tdk memilih sesuatu, tapi saya tetap melakukannya juga. Memang saya babak belur, tapi hati saya menjadi kuat, saya seperti mendapat power lebih sebagai manusia. Dan banyak hal yg saya dapatkan yg tdk akan pernah saya dapat di bangku sekolah". Pengalaman2 pahit itu mendewasakan saya, mensucikan saya. Pengalaman yg akan dihindari banyak orang. Karma itu pun terus berjalan sampai sekarang sebagai proses pensucian. Org2 sekitar saya ada yg menutup mata, ada yg geleng2 kepala. Katanya "duh wulan, wanita keras kepala dan nekat". Dan sekali lagi Wulan berkata, "jangan khawatir, saya akan baik2 saja. Knapa takut masuk neraka dengan kesucian hati? Jika jalan ini salah, tidak mungkin akan terbuka. Semua kejadian terjadi dengan sebuah alasan". Kata mereka "tapi kmu selalu melakukan kesalahan yg sama berulang-ulang". Wulan bilang "jika hati saya berkata itu adalah kesalahan, saya tidak mungkin melakukannya. Dan setiap kesalahan yg berulang itu menjadi pengalaman yg berbeda-beda terhadap hati saya. Kesalahan sama tapi selalu beda cerita, beda perasaan" - Lebih baik saya masuk jurang dengan penuh keyakinan dan keberanian, daripada saya menghindari jurang dengan rasa takut. Lebih baik saya memilih untuk mengembangkan keyakinan hati dan keberanian dibandingkan rasa takut. Buat apa sebuah keselamatan jika keberanian tdk akan pernah tumbuh. Selama dharma selalu di hati, apa yg perlu ditakutkan? Selamat Hari Raya Galungan bagi seluruh umat hindu Bali. Semoga kemenangan Dharma selalu bersama kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar